Tampilkan postingan dengan label Gerakan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerakan Mahasiswa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Mei 2012

BEM AMIK Mahaputra Kunjungi Sekretariat LMN Riau

Sejumlah pengurus BEM AMIK Mahaputra, melakukan kunjungan ke sekretariat Komite Wilayah Liga Mahasiswa Nasdem (KW-LMN) Provinsi Riau, Kamis (26/4). Kedatangan rombongan pengurus BEM tersebut disambut langsung oleh ketua KW-LMN Dedi Harianto Lubis dan Sekretaris KW LMN Andukot Ismael beserta jajaran pengurus lainnya. Tidak menunggu lama rombongan kemudian mengungkapkan maksud kedatangannya di ruang rapat utama.

“Kunjungan kami ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan saling mengenal antar lembaga kemahasiswaan” ungkap Brury MP, Presiden Mahasiswa AMIK Mahaputra Pekanbaru.

Dedi Harianto Lubis lantas memperkenalkan tentang lembaga Liga Mahasiswa Nasdem, Visi, Misi, dan kaitan LMN dengan Partai Nasdem serta cita-cita besar Restorasi Indonesia, kemudian dilanjutkan pengenalan kesekretariatan, organisasi dan keanggotaan oleh Andukot Ismael.

"Lahirnya gerakan Restorasi Indonesia di ranah mahasiswa adalah kehendak sejarah. Inilah saatnya kaum terpelajar mengembalikan kewibawaan dan kehormatan politik yang coreng-moreng oleh para bandit dan petualang politik. Kaum terpelajar harus kembali mendekat dan mengembalikan kehormatan politik Indonesia. Kaum terpelajar harus kembali menjadi produsen utama manusia-manusia politik Indonesia" ungkap Dedi penuh semangat.

Hampir dua jam berdialog dengan pengurus BEM AMIK Mahaputra, para mahasiswa AMIK yang datang dengan almamater biru tersebut sangat antusias ingin mengenal lebih jauh tentang Liga Mahasiswa Nasdem. Terlihat seluruh mahasiswa AMIK sangat serius mendengarkan penjelasan dari pengurus LMN Riau. Satu persatu pertanyaan mulai berdatangan dari mereka.

BEM AMIK Mahaputra sangat simpati dengan gerakan LMN yang aktif dan militan, mereka menilai gerakan LMN terkonsep, tepat sasaran dan benar-benar sesuai dengan keinginan rakyat.

“Motto Belajar, Berpartai, Berbakti yang diusung oleh Liga Mahasiswa Nasdem sangat sesuai dengan kami, mahasiswa tidak hanya belajar tapi juga berbakti dan mahasiswa memang harus terlibat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan rakyat” ungkap Brury.

Puas berdialog, Brury beserta rombongan pamit dan mengucapkan terimakasih kepada LMN Riau karena telah diterima dengan baik dan melayani berbagai pertanyaan terkait pergerakan mahasiswa kontemporer dan keterlibatan mahasiswa dalam ranah politik.

”Kami sangat berterima kasih karena sudah diterima dengan baik dan juga berterimakasih telah diberikan pencerahan mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam politik, disini kami mendapatkan banyak ilmu yang belum tentu bisa kami dapatkan secara langsung dari kampus,” ungkap Brury.

Dilepas dengan salam yang erat, Sekretaris LMN Riau Andukot Ismael juga mengucapkan terimakasih atas kunjungan BEM AMIK Mahaputra, dan juga mengungkapkan bahwa LMN sangat terbuka dengan seluruh elemen mahasiswa untuk berdiskusi dan saling bertukar fikiran untuk kemajuan bangsa kedepan.

”Sekretariat LMN ini terbuka 24 jam bagi seluruh mahasiswa Riau untuk berdiskusi dan bertukar fikiran demi kemajuan bangsa kedepan, sudah tidak zamannya lagi mahasiswa alergi dengan politik” ujar Andukot Ismael mengakhiri.

Sabtu, 11 Februari 2012

Format Baru Gerakan Mahasiswa

Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia bahkan di dunia, mahasiswa memiliki peran yang strategis. Di Indonesia, mahasiswa memiiki andil yang besar dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebutlah Soekarno, Hatta, Sjahrir, mereka meniti perjuangannya ketika menjadi mahasiswa. Proses peralihan dari Orde Lama ke Orde Baru juga dimotori oleh gerakan mahasiswa. Dalam kekuasaan Orde Baru yang otoriter, sempat pula terjadi peristiwa yang digerakkan oleh mahasiswa, seperti; Peristiwa Malari, gerakan anti-TMII. Selanjutnya, reformasi 1998 juga dimotori oleh gerakan mahasiswa. Jadi tidak salah jika banyak yang menyebut bahwa mahasiswa adalah agent of change, agen perubahan dari sebuah bangsa.

Namun sangat disayangkan, pasca reformasi, gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa cenderung stagnan. Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa juga tidak pernah membuahkan hasil yang berarti. Gerakan yang didominasi oleh aksi jalanan, yang sekarang jika dilihat secara jumlah cenderung menyusut. Yang menyedihkan lagi, aksi jalanan tersebut semakin lama memiliki citra yang kurang baik di mata masyarakat. Aksi yang bisa dipastikan menimbulkan kemacetan lalu lintas, berujung pada bentrok, bahkan pengrusakan fasilitas umum, menambah citra buruk dari aksi jalanan yang dilakukan mahasiswa. Mungkin juga ada kriminalisasi dari aksi jalanan yang dilakukan mahasiswa, atau aksi jalanan yang ‘disusupi’ oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Akan tetapi, yang jelas bahwa gerakan mahasiswa hanya ‘sekedar hidup’, belum ada format baru yang berarti.


Liga Mahasiswa NasDem Riau Copyright © 2011 -- Jalan Diponegoro No. 49 Pekanbaru -- Powered by Nusantara Web